POSTED: 25 FEBRUARI 2016

  • Kompetisi ‘Datsun Rising Challenge’ jaring lebih dari 2.600 proposal bertemasocial entrepreneurship.
  • Pemenang dengan ide bisnis: Sayuran Kering Nuninik, Lampu Charger Tenaga Air Garam Berbahan Kaleng Bekas, Pelangi Shop Aceh, Sambal Udang Ebi ‘Masin Jontang’, dan “Dekke Simudur - Mudur” diharapkan jadi agen perubahan atasi permasalahan sosial.

JAKARTA, INDONESIA (25 Februari 2016) – Hari ini, PT. Nissan Motor Indonesia melalui brand Datsun mengumumkan lima pemenang Datsun Rising Challenge 2 (DRC 2) di Jakarta.

 

Pemenang berhasil menyisihkan lebih dari 2.600 proposal bertema social entrepreneurship yang masuk sejak DRC 2 dibuka pada Oktober 2015. Kelima pemenang dan ide bisnisnya adalah sebagai berikut:

1.   Mario Devys dengan ide bisnis Sayuran Kering Nuninik

2.   Asrul Yanuar, ST dengan ide Lampu Charger Tenaga Air Garam Berbahan Kaleng Bekas

3.   Mustafa Kamal dengan ide Pelangi Shop Aceh

4.   Firmansyah dengan ide Sambal Udang Ebi ‘Masin Jontang’

5.   Sri Wardhani dengan ide “Dekke Simudur - Mudur”: Pemberdayaan pakan ternak dengan mengolah sisa hasil tangkapan nelayan

 

DRC 2 berfokus pada kewirausahaan yang memberdayakan masyarakat untuk mengentaskan permasalahan sosial (social entrepreneurship). Seperti halnya DRC pertama yang sukses besar di tahun 2013, peserta diajak untuk mengajukan proposal ide wirausaha dan belajar tentang bagaimana membangun bisnis mereka secara berkelanjutan.

 

Steve Ardianto, Presiden Direktur NMI mengatakan, “Kami menerima beragam ide usaha inovatif - yang tidak hanya positif dari sisi bisnis, tapi juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di mana usaha tersebut dijalankan. Ini sesuai dengan filosofi Datsun, Dream – Access – Trust, di mana Datsun hadir untuk memberikan akses kepada risers untuk mewujudkan impian, mengubah hidupnya dan masyarakat di sekitarnya jadi lebih baik”.

 

 

DRC 2 menyaring 20 finalis dengan ide social entrepreneurship terbaik dari seluruh Indonesia. Finalis mengikuti DRC University, wadah pembekalan ilmu, mentoring dan networking di Jakarta pada 23 – 24 Februari lalu.

 

Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia mengatakan, “Datsun berharap finalis dan pemenang DRC 2 nantinya dapat merealisasikan ide bisnisnya dan menjadi agen perubahan sosial yang menginspirasi orang lain untuk meraih mimpinya. Dari banyaknya proposal yang masuk menunjukkan antusiasme yang besar dari para riser untuk menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik. Tidak hanya dari segi kuantitas, namun juga dari segi kualitas.”

 

Indri menambahkan melalui proses pemilihan yang ketat bersama juri DRC 2, Tri Mumpuni dan Vikra Ijas, kami memilih kelima pemenang tersebut dengan beberapa pertimbangan seperti kreatifitas dan orisinalitas ide bisnis, nilai kontribusi yang berdampak positif terhadap lingkungan sosial, serta keberlanjutan ide bisnis itu sendiri.

 

Kelima pemenang DRC 2 masing-masing akan mendapatkan modal usaha sebesar Rp. 50 juta dan 1 unit Datsun GO+ Panca.

 

-SELESAI-

Tentang Datsun

Nissan Motor Co., Ltd. mengumumkan kembalinya Datsun, brand global Nissan yang ketiga, bersama-sama dengan Nissan dan Infiniti di bulan Maret 2012. Datsun mempersembahkan pengalaman berkendara berkelanjutan bagi pelanggan berjiwa muda dan optimis di dalam pasar yang kian berkembang dengan pesat. Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Mobil Datsun akan mulai dijual di India, Indonesia, dan Rusia pada tahun 2014.

 

Sejarah Datsun

Datsun diperkenalkan pertama kali di Jepang sebagai DAT-GO (mobil DAT) hampir seabad lalu di 1914. Kata DAT bermakna ‘secepat sambaran petir’ dalam bahasa Jepang, namun kata tersebut juga merujuk pada tiga orang penyokong usaha pada saat itu  yaitu Messrs. Den, Aoyama dan Takeuchi – akronim yang diambil dari huruf pertama setiap nama. Menggunakan logika yang sama, mobil tersebut juga dimaknai Durable (Memiliki tingkat ketahanan tinggi), Attractive (Menarik) dan Trustworthy (Dapat dipercaya), atau disingkat DAT. Di tahun 1933, pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa, mengambil alih usaha dengan visi “mobilitas untuk semua”. Maka, diperkenalkanlah mobil berbobot ringan, ekonomis namun memiliki fleksibilitas tinggi untuk memenuhi aspirasi  kaum muda Jepang di awal tahun 1930-an yang diberi nama ‘son of DAT’ (anak laki-laki DAT) – Datson – yang kemudian diganti menjadi Datsun. Kemampuan teknologi mesin lokal dan produksi massal mewujudkan impian sang bapak pendiri.

 

Tentang PT. Nissan Motor Indonesia

PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) didirikan pada tahun 2001, beroperasi dalam bidang penjualan, distribusi, juga suku cadang resmi Nissan, serta menjalankan layanan purna jual di Indonesia. NMI menghadirkan rangkaian produk yang kompetitif dengan segmen kendaraan terlengkap. Di akhir tahun fiskal 2014, NMI berhasil meraih penjualan 53.960 unit dengan pangsa pasar 4,7%. Saat ini NMI memiliki 116 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki pabrik di Purwakarta, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 90.000, dan akan terus meningkat hingga 250.000 pada tahun 2016, yang diiringi dengan peningkatan jumlah pekerja mencapai 3.300.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

R. I. Hana Maharani                                         

Head of Communications

PT. Nissan Motor Indonesia

P: (021) 858 2323

F: (021) 858 4912

E: hana.m@nissan.co.id

 

Silmy Kania Dewi

PRODIGY PR

P: (021) 2567 5790

F: (021) 2567 5890

E: Silmy@bornprodigy.com