Posted: 6 Oktober 2015

  • Sebanyak 45 risers telah menguji ketangguhan Datsun GO+ Panca dengan menempuh jarak 2.300 km dan melewati 24 kota di Sulawesi.
  • Para risers juga dilibatkan dalam pemberian donasi lebih dari 900 buku bacaan & alat tulis melalui kegiatan CSR ke beberapa sekolah.

JAKARTA, INDONESIA (6 Oktober 2015) - PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) sukses menyelesaikan perjalanan DRE gelombang kedua yang digelar di Sulawesi. Diselenggarakan sejak 8 September hingga 1 Oktober 2015, melalui perjalanan sejauh lebih dari 2.300 km yang melewati 24 kota di Pulau Sulawesi ini, Datsun GO+ Panca semakin mengukuhkan ketangguhannya sebagai produk LCGC (low cost green car) pertama di Indonesia yang sukses melakukan ekspedisi di Jawa-Bali-Lombok (gelombang I) dan Sulawesi (gelombang kedua), dan nantinya Kalimantan (gelombang III) dan Sumatera (gelombang IV).

 Indriani Hadiwidjaja selaku Head of Datsun Indonesia menjelaskan “Secara khusus kami merancang Datsun Risers Expedition  sebagai kegiatan yang menawarkan banyak pengalaman bagi para risers. Melalui kegiatan ini, para risers bisa mengeksplorasi kekayaan Nusantara sekaligus menguji secara langsung performa Datsun GO+ Panca yang senantiasa siap menemani mereka dalam menaklukan berbagai kondisi jalan. Risers juga berkesempatan untuk mengenal luasnya jaringandealer Datsun yang dibangun untuk mempermudah akses mereka dalam memiliki kendaraan impiannya, serta diajak berkontribusi terhadap pendidikan anak-anak di daerah dengan melakukan kegiatan sosial”.

Selain untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Datsun di Indonesia, kegiatan ini juga akan memberikan pengalaman berharga bagi para risers karena mereka diajak mengeksplorasi keindahan alam dan beragam budaya di Indonesia. Dibagi dalam tiga etape, DRE gelombang kedua diawali dengan rute Manado-Gorontalo, dimana para risers diajak untuk menikmati keindahan panorama alam dan tempat bersejarah seperti Danau Linow di Tomohon, Cagar Alam Waruga di Minahasa dan situs Benteng Otanaha di Gorontalo. Di etape kedua yang menempuh rute Palu – Toraja, risers menaklukan  jalur perkebunan kelapa sawit di Mamuju, Gunung Nona di Enrekang, Goa penguburan Londa, dan juga Kete Kesu di Rantepao. Dalam etape penutup Makassar – Toraja – Bulukumba, risers mengunjungi Ke’te Kesu, Pantai Tanjung Bira yang terkenal dengan pasir putihnya yang cantik dan air lautnya yang jernih serta melihat pembuatan Kapal Phinisi. Datsun GO+ Panca terbukti mampu melintasi beragam jalur yang menantang di rute Trans Sulawesi. 

Risers juga berkesempatan untuk mengunjungi siswa-siswi Sekolah Dasar di SDN 04 Kota Barat Gorontalo (etape pertama), SDN 138 Kulinjang, Enrekang (etape kedua), dan Sokola Pasisir Mariso, Makassar (etape ketiga) untuk mendonasikan lebih dari 900 buku dan juga berbagi cerita (storytelling) melalui Kelas Inspirasi Datsun. Selama Kelas Inspirasi yang bertujuan untuk membuka wawasan para murid mengenai keanekaragaman profesi, risers dengan senang hati berbagi kisah dan pengalaman seputar profesi mereka, berharap dapat menginspirasi siswa-siswi dalam mengejar cita-cita mereka.

 

Meskipun gelombang kedua telah berakhir, para risers yang tertarik untuk mengikuti serunya berekspedisi bersama Datsun GO+ Panca, masih berkesempatan untuk bergabung di DRE gelombang selanjutnya. “Bagi risers yang belum berkesempatan mengikuti ekspedisi kami di Sulawesi, jadilah bagian dari DRE Gelombang III yang akan mengeksplorasi Kalimantan. Pantau terus informasinya di website www.datsunrisersexpedition.com,” tutup Indriani.

- SELESAI -

Tentang Datsun

Nissan Motor Co., Ltd. mengumumkan kembalinya Datsun, brand global Nissan yang ketiga, bersama-sama dengan Nissan dan Infiniti di bulan Maret 2012. Datsun mempersembahkan pengalaman berkendara berkelanjutan bagi pelanggan berjiwa muda dan optimis di dalam pasar yang kian berkembang dengan pesat. Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Mobil Datsun akan mulai dijual di India, Indonesia, dan Rusia pada tahun 2014.

 

Sejarah Datsun

Datsun diperkenalkan pertama kali di Jepang sebagai DAT-GO (mobil DAT) hampir seabad lalu di 1914. Kata DAT bermakna ‘secepat sambaran petir’ dalam bahasa Jepang, namun kata tersebut juga merujuk pada tiga orang penyokong usaha pada saat itu  yaitu Messrs. Den, Aoyama dan Takeuchi – akronim yang diambil dari huruf pertama setiap nama. Menggunakan logika yang sama, mobil tersebut juga dimaknai Durable (Memiliki tingkat ketahanan tinggi), Attractive (Menarik) dan Trustworthy (Dapat dipercaya), atau disingkat DAT. Di tahun 1933, pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa, mengambil alih usaha dengan visi “mobilitas untuk semua”. Maka, diperkenalkanlah mobil berbobot ringan, ekonomis namun memiliki fleksibilitas tinggi untuk memenuhi aspirasi  kaum muda Jepang di awal tahun 1930-an yang diberi nama ‘son of DAT’ (anak laki-laki DAT) – Datson – yang kemudian diganti menjadi Datsun. Kemampuan teknologi mesin lokal dan produksi massal mewujudkan impian sang bapak pendiri.

 

Tentang PT. Nissan Motor Indonesia

PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) didirikan pada tahun 2001, beroperasi dalam bidang penjualan, distribusi, juga suku cadang resmi Nissan, serta menjalankan layanan purna jual di Indonesia. NMI menghadirkan rangkaian produk yang kompetitif dengan segmen kendaraan terlengkap. Di akhir tahun fiskal 2014, NMI berhasil meraih penjualan 53.960 unit dengan pangsa pasar 4,7%. Saat ini NMI memiliki 116 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki pabrik di Purwakarta, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 90.000, dan akan terus meningkat hingga 250.000 pada tahun 2016, yang diiringi dengan peningkatan jumlah pekerja mencapai 3.300.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

R. I. Hana Maharani                                         

Head of Communications

PT. Nissan Motor Indonesia

P: (021) 858 2323

F: (021) 858 4912

E: hana.m@nissan.co.id

 

Silmy Kania Dewi

PRODIGY PR

P: (021) 2567 5790

F: (021) 2567 5890

E: Silmy@bornprodigy.com