Jakarta, 10 Januari 2018 – Datsun CROSS yang akan segera diluncurkan pada 18 Januari 2018 mendatang, akan mengusung transmisi matik Continuously Variable Transmission (CVT). 

Generasi Indonesia yang modern mencari kombinasi dari performa dan efisiensi pada kendaraan. Menjawab kebutuhan pelanggan di Indonesia, Datsun CROSS hadir dengan teknologi CVT yang akan memberikan pengalaman baru berkendara.

“Datsun CROSS mengadopsi keunggulan teknologi canggih CVT Nissan”, kata Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia. “Dibandingkan dengan transmisi matik konvensional, CVT menawarkan pengalaman berkendara yang lebih halus, lebih nyaman dan lebih efisien.”

CVT menghasilkan perpindahan gigi yang mulus dengan tingkat rasio persneling yang efektif; berbeda dengan transmisi otomatis konvensional yang menggunakan rasio gigi tetap. CVT memungkinkan mesin bekerja pada rentang kecepatan kendaraan yang paling efisien. Oleh karena itu, CVT menghasilkan proses berkendara yang halus, mudah dan efisien.

-SELESAI-

Tentang Datsun

Nissan Motor Co., Ltd. mengumumkan kembalinya Datsun, brand global Nissan yang ketiga, bersama-sama dengan Nissan dan Infiniti di bulan Maret 2012. Datsun mempersembahkan

pengalaman berkendara berkelanjutan bagi pelanggan berjiwa muda dan optimis di dalam pasar yang kian berkembang dengan pesat. Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Mobil Datsun dijual di India, Indonesia, Rusia, dan Afrika Selatan sejak tahun 2014.

 

Sejarah Datsun

Datsun diperkenalkan pertama kali di Jepang sebagai DAT-GO (mobil DAT) hampir seabad lalu di 1914. Kata DAT bermakna ‘secepat sambaran petir’ dalam bahasa Jepang, namun kata tersebut juga merujuk pada tiga orang penyokong usaha pada saat itu yaitu Messrs. Den,

Aoyama dan Takeuchi – akronim yang diambil dari huruf pertama setiap nama. Menggunakan logika yang sama, mobil tersebut juga dimaknai Durable (Memiliki tingkat ketahanan tinggi), Attractive (Menarik) dan Trustworthy (Dapat dipercaya), atau disingkat DAT. Di tahun 1933, pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa, mengambil alih usaha dengan visi “mobilitas untuk semua”. Maka, diperkenalkanlah mobil berbobot ringan, ekonomis namun memiliki fleksibilitas tinggi untuk memenuhi aspirasi kaum muda Jepang di awal tahun 1930-an yang diberi nama ‘son of DAT’ (anak laki-laki DAT) – Datson – yang kemudian diganti menjadi Datsun. Kemampuan teknologi mesin lokal dan produksi massal mewujudkan impian sang bapak pendiri.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Datsun Indonesia, silahkan mengunjungi www.datsun.co.id, twitter @id_datsun, dan Facebook Datsun Indonesia.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

R. I. Hana Maharani

Head of Communications, PT. Nissan Motor Indonesia

P: (021) 858 2323, F: (021) 858 4912

E: hana.m@nissan.co.id