Yogyakarta, Indonesia (2 Mei 2018) – Datsun hari ini memulai acara test drive media untuk merasakan pengalaman berkendara bersama compact crossover Datsun CROSS di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanan ini didesain agar peserta dapat merasakan dan menikmati kenyamanan Datsun CROSS di berbagai situasi berkendara, baik di dalam dan luar kota.

“Mengendarai Datsun CROSS adalah cara terbaik untuk merasakan keunggulannya,” tutur Masato Nakamura, Head of Datsun Indonesia. “Perjalanan yang singkat, namun menarik ini adalah cara berbeda untuk mencoba beragam fitur dan teknologi Datsun CROSS, dalam balutan acara bertema Be a Life Challenger”.

Lanskap Daerah Istimewa Yogyakarta beraneka, mulai dari gunung dan bukit-bukit yang memesona hingga pantai-pantai indah berair jernih. Di hari pertama, peserta mengendarai Datsun CROSS dalam perjalanan sekitar 70 km ke arah selatan Yogyakarta, menuju Pantai Ngandong. Di sepanjang jalan, peserta disuguhi pemandangan menarik dan berkesempatan
mencicipi kehandalan Datsun CROSS melewati beragam situasi jalan.

Datsun CROSS melewati daerah Wonosari yang terdapat banyak tikungan dan kontur jalannya yang meliuk-liuk dan berangin. XTRONIC CVT yang inovatif menunjukkan ketiga manfaat utamanya: akselerasi yang mulus, responsif, dan irit bahan bakar. Strukturnya dilengkapi oleh gearbox tambahan yang memperlihatkan ratio coverage sebesar 7,3:1; yang terbaik di dunia transmisi otomatis.

Transmisi step-less ini memungkinkan peralihan gigi yang mulus di segala situasi. Rasio giginya yang lebar bermanfaat ketika berkendara di jalanan Indonesia sekaligus mampu menghemat bahan bakar karena bekerja pada rpm mesin yang paling efisien, bahkan di kecepatan tinggi. CVT ini juga responsif karena mengontrol transmisi untuk tetap di gigi terbaik berdasarkan posisi pedal gas pengemudi.

Sistem suspensi di Datsun CROSS disesuaikan untuk menciptakan respon dan kestabilan tinggi. Peredam kejut juga dipasang di kedua sisi, sehingga membantu pengemudi dalam menjaga keseimbangan gerakan kendaraan. Penyetelan suspensi depan dan belakang yang seimbang menciptakan gerakan linear, membuat penumpang merasa nyaman bahkan ketika mobil melaju di jalan bergelombang.

Ketika menempuh jalan berbatu, ground clearance yang tinggi (200 mm) dengan ban berukuran 15” memberikan kemudahan bagi pengemudi dalam menghadapi jalan kurang mulus di daerah pinggiran kota. Datsun CROSS juga memiliki body cladding yang kokoh dan under body skid plates untuk melindungi mobil dari kerusakan yang disebabkan oleh kerikil dan lumpur.

Dengan banyaknya tikungan tajam sepanjang perjalanan di luar kota, pengemudi diharapkan untuk ekstra hati-hati kala berkendara. Hal ini terutama untuk mencegah kecelakaan dengan objek-objek yang dapat muncul tiba-tiba, seperti kendaraan petani atau hewan ternak. Situasi ini membutuhkan fitur keselamatan yang mumpuni.

Datsun CROSS dilengkapi dengan sistem VDC yang terdiri dari traction control system (TCS), anti-lock braking system (ABS) dengan electronic brake-force distribution (EBD), dan brake-limited slip differential (B-LSD). Apabila terjadi over-steering, VDC membantu meningkatkan stabilitas dengan melakukan pengereman pada kedua roda bagian luar di momen yang tepat. Jika kendaraan berbelok karena under-steering, VDC membantu meningkatkan stabilitas dengan mengerem bagian dalam roda belakang.

Untuk perjalanan jauh, Datsun CROSS memiliki kesenyapan kabin yang baik, menghasilkan nuansa nyaman dengan meredam noise, vibration, dan harshness (NVH) ke level minimum. Kabin senyap menciptakan suasana berkendara yang nyaman. Bagian panel bodi pun diperkuat untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan kendaraan.

Pantai Ngandong adalah pantai indah yang berlokasi di Desa Sidoharjo dan terkenal dengan pasir putih dan pemandangannya. Pengunjung datang ke tempat ini untuk berselancar, snorkeling atau sekedar menikmati suasana pantai. Dalam test drive kali ini, Datsun CROSS bekerja sama dengan Salini Rengganis, peselancar Indonesia, untuk memberikan pengalaman menantang bagi peserta, yakni belajar selancar.

Salini Rengganis adalah peselancar berprestasi yang telah memenangkan banyak kejuaraan sejak tahun 2009, termasuk di antaranya Indonesia’s Best Female Surfer di tahun 2012, serta menempati peringkat delapan pada Indonesia Surfing Championship di Pro Asia pada 2014.

“Kesan pertama saya terhadap Datsun CROSS adalah mobil ini dibuat untuk orang-orang aktif dan sering berkegiatan outdoor seperti saya. Mobilnya lincah dan fungsional – membawa perlengkapan dan peralatan berselancar pun tidak masalah karena roof rail/racknya fungsional,” Salini menjelaskan. “Saya bukan pengemudi professional, namun saat saya mencoba mobil ini, saya merasa nyaman, karena mengendarai Datsun CROSS mudah dan menenangkan”.

Perjalanan Datsun CROSS akan berlanjut di hari kedua dengan menelusuri warisan budaya di dalam kota Yogyakarta, sekaligus mengenal kembali DNA Datsun yang kuat, tangguh dan menarik, sejak dulu Datsun ada di tahun ’60-an di Indonesia.

-SELESAI-

Tentang Datsun

Nissan Motor Co., Ltd. mengumumkan kembalinya Datsun, brand global Nissan yang ketiga, bersama-sama dengan Nissan dan Infiniti di bulan Maret 2012. Datsun mempersembahkan pengalaman berkendara berkelanjutan bagi pelanggan berjiwa muda dan optimis di dalam pasar yang kian berkembang dengan pesat. Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Mobil Datsun dijual di India, Indonesia, Rusia, dan Afrika Selatan sejak tahun 2014.

 

Sejarah Datsun

Datsun diperkenalkan pertama kali di Jepang sebagai DAT-GO (mobil DAT) hampir seabad lalu di 1914. Kata DAT bermakna ‘secepat sambaran petir’ dalam bahasa Jepang, namun kata tersebut juga merujuk pada tiga orang penyokong usaha pada saat itu yaitu Messrs. Den, Aoyama dan Takeuchi – akronim yang diambil dari huruf pertama setiap nama. Menggunakan logika yang sama, mobil tersebut juga dimaknai Durable (Memiliki tingkat ketahanan tinggi), Attractive (Menarik) dan Trustworthy (Dapat dipercaya), atau disingkat DAT. Di tahun 1933, pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa, mengambil alih usaha dengan visi “mobilitas untuk semua”. Maka, diperkenalkanlah mobil berbobot ringan, ekonomis namun memiliki fleksibilitas tinggi untuk memenuhi aspirasi kaum muda Jepang di awal tahun 1930-an yang diberi nama ‘son of DAT’ (anak laki-laki DAT) – Datson – yang kemudian diganti menjadi Datsun. Kemampuan teknologi mesin lokal dan produksi massal mewujudkan impian sang bapak pendiri. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Datsun Indonesia, silahkan mengunjungi www.datsun.co.id, twitter @id_datsun, dan Facebook Datsun Indonesia.

  

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

 

R. I. Hana Maharani

Head of Communications

PT. Nissan Motor Indonesia

P: (021) 858 2323

F: (021) 858 4912

E: hana.m@nissan.co.id