POSTED: 26 Januari 2016

Datsun Risers Expedition (DRE) : Ekspedisi jarak jauh pertama dan satu-satunya di Indonesia yang digelar oleh produk Low Cost Green Car (LCGC).

Sambil menguji ketangguhan Datsun GO+ Panca, risers diajak mengeksplorasi Kota Khatulistiwa dengan rute Pontianak-Entikong-Pontianak.

PONTIANAK, 26 Januari 2016 – Hari ini PT Nissan Motor Indonesia (NMI) melalui brand Datsun kembali melepas rombongan peserta Datsun Risers Expedition gelombang ke-3 etape ketiga. Dalam etape terakhir ini, Datsun mengajak para riser berpetualang serta mengeksplorasi kekayaan budaya di Kalimantan Barat yang unik dan eksotis. Sebelumnya, DRE gelombang ke-3 telah sukses melalui puluhan kota di pulau Kalimantan dengan menempuh jarak kurang lebih 674 kilometer pada etape pertama (Balikpapan-Samarinda-Berau) dan 658 kilometer pada etape kedua (Balikpapan-banjarmasin).

 

DRE merupakan rangkaian perjalanan inspiratif menjelajahi Indonesia yang akan menempuh lebih dari 10.000 kilometer dengan melibatkan 500 risers dalam konvoi puluhan mobil Datsun melewati ratusan kota di puluhan provinsi di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Kegiatan DRE dimulai sejak Mei 2015 – bertepatan dengan perayaan satu tahun peluncuran brand Datsun di Indonesia.

Sesuai dengan semangat brand Datsun yaitu Dream - Access - Trust, melalui DRE, Datsun ingin lebih mendekatkan diri dengan konsumen di Indonesia dengan cara memberikan kesempatan kepada risers untuk menguji ketangguhan Datsun GO+ Panca; mengenal luasnya jaringan dealer Datsun di seluruh Indonesia; serta mengajak risers untuk terlibat langsung dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Datsun.

Hana Maharani selaku Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia mengatakan, “Sebagai produk LCGC pertama dan satu-satunya yang menyelenggarakan ekspedisi ke seluruh Indonesia, kami tidak hanya sekedar menunjukkan kepercayaan akan kualitas dan performa Datsun dalam menaklukan jalur Kalimantan yang ekstrim. Melalui program ini, kami sekaligus ingin menempatkan relevansi brand Datsun dalam konteks kearifan budaya lokal Indonesia untuk mendekatkan risers, Datsun, dan masyarakat lokal melalui program CSR yang menginspirasi”.

Eksplorasi Tanpa Batas dari Tugu Khatulistiwa hingga Tapal Batas

Datsun Risers Expedition gelombang ke-3 terbagi dalam 3 etape. Dalam etape pertama, sebanyak 15 risers berkonvoi mengendarai 5 mobil Datsun GO+ Panca dari Balikpapan menuju Samarinda kemudian ke Berau. Risers berkesempatan mengunjungi dealer Datsun dan sejumlah destinasi alam dan budaya yang menarik seperti Rumah Dayak Miau Baru, Pulau Derawan, serta Pulau Kakaban, risers juga dilibatkan dalam kegiatan CSR berupa pemberian buku bacaan dan alat tulis bagi para murid di SDN 001 Miau Baru Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Sementara dalam etape kedua, sebanyak 15 risers kembali dilibatkan untuk berkonvoi dengan 5 mobil Datsun yang sama. Dalam etape ini, risers kembali diperkenalkan dengan sejumlah dealer Datsun di Kalimantan, kemudian berpetualang di Bamboo Rafting dan berburu buah tangan khas Kalimantan di Pasar Intan Martapura. Kegiatan CSR juga kembali diadakan dengan pemberian buku bacaan dan alat tulis untuk para murid di SDN Loklahung, Kecamatan Loksado, Kalimantan Selatan.

Datsun Risers Expedition gelombang ke-3 etape ketiga ini juga mempunyai ragam kegiatan yang sama seperti etape sebelumnya. 15 risers akan berkonvoi mengendarai 5 mobil Datsun GO+ Panca dari Pontianak, Landak, Ngabang, Entikong, kemudian kembali lagi ke Pontianak. Selain berkesempatan mengunjungi dealer Datsun, mereka juga akan singgah dan melakukan berbagai kegiatan yang berkesan di sejumlah destinasi yang menarik. Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Tugu Khatulistiwa sebagai ikon kota Pontianak, dimana para risers dapat mengalami peristiwa alam yang unik, yaitu kulminasi. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menjelajahi keindahan Istana Kadriah, dan menikmati suasana China Town yang unik.

Risers juga berkesempatan merasakan pengalaman yang tak terlupakan dengan berinteraksi dan santap siang bersama Suku Dayak, penghuni Rumah Betang Panjang Saham. Dalam kunjungan ini, mereka juga akan dilibatkan dalam kegiatan CSR berupa pendonasian sejumlah dana dan buku-buku pendidikan, serta melakukan beragam aktifitas yang dapat menginspirasi warga penghuni rumah adat terpanjang di Indonesia tersebut. Selanjutnya, risers diajak menapakkan kaki di perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong dan mengakhiri perjalanan dengan mengenal lebih dekat sejarah Kalimantan Barat di Museum Kalimantan Barat.

“Kami bangga bahwa Datsun telah berhasil menaklukan Kalimantan serta mendapatkan tanggapan positif dari risers yang telah merasakan langsung ketangguhan Datsun GO+ Panca, meski seringkali berhadapan dengan kondisi jalan yang cukup memacu adrenalin. Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa hanya Datsun yang terbukti tangguh dan paling berani untuk melakukan ekspedisi menaklukan medan-medan yang menantang di Indonesia. Setelah menyelesaikan gelombang ketiga ini, Selanjutnya DRE akan melanjutkan ekspedisi berikutnya di Pulau Sumatera pada bulan Februari mendatang”, tutup Hana.

Keseruan para riser peserta DRE dapat diikuti melalui berbagai cerita, foto dan video perjalanan yang diunggah di media sosial Datsun Indonesia @ID_Datsun dengan hashtag #DatsunRisersExpedition, serta dapat melalui microsite www.datsunrisersexpedition.com.

-SELESAI-

Tentang Datsun

Nissan Motor Co., Ltd. mengumumkan kembalinya Datsun, brand global Nissan yang ketiga, bersama-sama dengan Nissan dan Infiniti di bulan Maret 2012. Datsun mempersembahkan pengalaman berkendara berkelanjutan bagi pelanggan berjiwa muda dan optimis di dalam pasar yang kian berkembang dengan pesat. Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Mobil Datsun akan mulai dijual di India, Indonesia, dan Rusia pada tahun 2014.

 

Sejarah Datsun

Datsun diperkenalkan pertama kali di Jepang sebagai DAT-GO (mobil DAT) hampir seabad lalu di 1914. Kata DAT bermakna ‘secepat sambaran petir’ dalam bahasa Jepang, namun kata tersebut juga merujuk pada tiga orang penyokong usaha pada saat itu  yaitu Messrs. Den, Aoyama dan Takeuchi – akronim yang diambil dari huruf pertama setiap nama. Menggunakan logika yang sama, mobil tersebut juga dimaknai Durable (Memiliki tingkat ketahanan tinggi), Attractive (Menarik) dan Trustworthy (Dapat dipercaya), atau disingkat DAT. Di tahun 1933, pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa, mengambil alih usaha dengan visi “mobilitas untuk semua”. Maka, diperkenalkanlah mobil berbobot ringan, ekonomis namun memiliki fleksibilitas tinggi untuk memenuhi aspirasi  kaum muda Jepang di awal tahun 1930-an yang diberi nama ‘son of DAT’ (anak laki-laki DAT) – Datson – yang kemudian diganti menjadi Datsun. Kemampuan teknologi mesin lokal dan produksi massal mewujudkan impian sang bapak pendiri.

 

Tentang PT. Nissan Motor Indonesia

PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) didirikan pada tahun 2001, beroperasi dalam bidang penjualan, distribusi, juga suku cadang resmi Nissan, serta menjalankan layanan purna jual di Indonesia. NMI menghadirkan rangkaian produk yang kompetitif dengan segmen kendaraan terlengkap. Di akhir tahun fiskal 2014, NMI berhasil meraih penjualan 53.960 unit dengan pangsa pasar 4,7%. Saat ini NMI memiliki 116 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki pabrik di Purwakarta, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 90.000, dan akan terus meningkat hingga 250.000 pada tahun 2016, yang diiringi dengan peningkatan jumlah pekerja mencapai 3.300.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

R. I. Hana Maharani                                         

Head of Communications

PT. Nissan Motor Indonesia

P: (021) 858 2323

F: (021) 858 4912

E: hana.m@nissan.co.id

 

Silmy Kania Dewi

PRODIGY PR

P: (021) 2567 5790

F: (021) 2567 5890

E: Silmy@bornprodigy.com